Jumat, 11 Juli 2014

SIMULASI PENANGANAN KRISIS KESEHATAN "ARUS MUDIK"

Simulasi kecelakaan kendaraan bermotor

SIMULASI PENANGANAN KRISIS KESEHATAN SIMULASI PENANGANAN KRISIS KESEHATAN

SIMULASI PENANGANAN KRISIS KESEHATAN "ARUS MUDIK"

Simulasi kecelakaan "Kereta Api" menabrak Bis Pariwisata

SIMULASI PENANGANAN KRISIS KESEHATAN SIMULASI PENANGANAN KRISIS KESEHATAN

DIALOG INTERAKTIF KESEHATAN JIWA

Bpk Aris Gunarta, S.KM.M.Kes dan dr. Fajar sedang memberikan jawaban dalam dialog interaktif

DIALOG INTERAKTIF KESEHATAN JIWA DIALOG INTERAKTIF KESEHATAN JIWA

PEMBENTUKAN TIM MONEV KAWASAN TANPA ROKOK

Bpk Ahmad Syarifudin, SKM memimpin pembentukan Tim Monev Kawasan Tanpa Rokok

PEMBENTUKAN TIM MONEV KAWASAN TANPA ROKOK PEMBENTUKAN TIM MONEV KAWASAN TANPA ROKOK

PEMBENTUKAN TIM MONEV KAWASAN TANPA ROKOK

Peserta pertemuan pembentukan Tim Monev Kawasan Tanpa Rokok

PEMBENTUKAN TIM MONEV KAWASAN TANPA ROKOK PEMBENTUKAN TIM MONEV KAWASAN TANPA ROKOK
Jumat, 20 Juni 2014 16:31

SIMULASI PENANGANAN KRISIS KESEHATAN DALAM RANGKA ARUS MUDIK

Persoalan klasik dalam setiap Lebaran adalah soal arus mudik dan arus balik. Padatnya arus lalu lintas baik kendaraan umum atau pribadi meningkatkan terjadinya resiko kecelakaan di jalan raya Semakin banyaknya kendaraan di jalan, menyebabkan dalam setiap jam tiga jiwa melayang. Road Safety Association (RSA) Indonesia mencatat, pada tahun 2013 kemarin, lebih dari 200 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi setiap harinya. Mengantisipasi hal tersebut Pemerintah Kabupaten Pemalang, BPBD Propinsi Jawa Tengah, Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah, Kepolisian, Kodim dan beberapa SKPD terkait Kamis 19 Juni 2014 mengadakan "Simulasi Penanganan Krisis Kesehatan dalam rangka Arus Mudik dan Balik Lebaran". di Sirkuit Pantai Widuri Pemalang.

Selengkapnya...
Jumat, 13 Juni 2014 00:00

DIALOG INTERAKTIF KESEHATAN JIWA

“Health is not everything, but without health everyting is nothing”. Jika di artikan dalam bahasa Indonesia kata mutiara tersebut berarti “ Sehat bukanlah segalanya, tapi tanpa kesehatan segalanya tidak akan berarti apa-apa”. Ketika mendengar pepatah ini, banyak orang yang akan membenarkan kata mutiara tersebut, apalagi orang-orang yang saat ini tengah menderita sakit. Karena ketika kita sakit tidak banyak yang bisa kita lakukan dan banyak hal pula yang tidak bisa kita nikmati. Banyak yang mungkin rela membayar berapapun atau mengusahakan segala hal agar mereka kembali menjadi sehat dan bisa menikmati segala kenikmatan  yang ada di dunia ini.

Namun tahukah anda bahwa banyak dari kita ketika mendengar atau melihat pepatah diatas selalu mengartikan kata “sehat” dalam pepatah tersebut sebagai sehat dalam bentuk ragawi atau sehat jasmani. Dalam benak kita pepatah tersebut benar, karena kalau badan sakit tentu tidak bisa bekerja dengan optimal, tidak bisa berkarya, tidak bisa bersosialisasi juga tidak bisa menikmati makanan maupun minuman seenak apapun yang tersaji dihadapan. Ya... kondisi sakit memang akan mengurangi hari-hari produktif kita. Studi Bank Dunia (World Bank) pada tahun 1995 dibeberapa Negara menunjukkan bahwa sakit fisik atau jasmani seperti Malaria, Jantung, Kanker dan TBC bisa menghilangkan hari-hari produktif sekitar 2,6%-7,2%. Yang mengejutkan dalam survey tersebut adalah bahwa masalah kesehatan jiwa bisa menghilangkan hari-hari produktif hingga 8,1%, lebih tinggi dari penyakit-penyakit fisik yang disebutkan sebelumnya.

Dalam rangka penyebarluasan informasi tentang Pelayanan Kesehatan Jiwa maka Dinas Kesehatan diwakili oleh Bapak Aris Gunarta, SKM dan dr.Fajar dari Puskesmas Jebed dan RSPD Kabupaten Pemalang mengadakan Dialog Interaktif pada hari Jumat 13 Juni 2014. berikut adalah ringkasan dialog interaktif tersebut :

Selengkapnya...
Kamis, 12 Juni 2014 00:00

PEMBENTUKAN TIM MONEV KAWASAN TANPA ROKOK

Bahaya menjadi perokok pasif sebanyak 40 persen anak-anak terpapar asap rokok di tempat umum di banyak negara, para perokok pasif terpapar asap rokok orang lain terjadi di tempat kerja di seluruh dunia, diperkirakan 33 persen laki-laki dan 35 persen perempuan yang tidak merokok terkena paparan asap rokok secara rutin. Sebagian masyarakat sendiri tidak menyadari sepenuhnya bahwa asap rokok berbahaya, sehingga banyak diantara mereka yang tidak memperjuangkan hak hidupnya untuk menghirup udara yang bersih sementara asap rokok terdiri dari asap utama yang dihisap perokok aktif dan asap sampingan yang keluar dari ujung rokok yang menyala dan bertebaran di udara. Maka diselenggarakan Pertemuan Pembentukan Tim Monev Kawasan Tanpa Rokok Kabupaten Pemalang Tahun 2014  untuk mengetahui apakah perbub kawasan tanpa rokok dapat dipatuhi oleh seluruh PNS di Kabupaten Pemalang dan mengetahui keefektifan "Smoking Area" yang sudah di bangun di 4 SKPD di Kabupaten Pemalang yaitu di DPPKAD, BKD, Setwan, dan KPPT.

Selengkapnya...
Sabtu, 31 May 2014 18:01

SENAM MASAL DALAM RANGKA HARI LANJUT USIA NASIONAL

Usia senja tak berarti harus tidur-tiduran atau ‘malas-malasan’ di rumah tanpa kegiatan bermanfaat. Sebab, kesehatan dan kebugaran tubuh tetap harus dijaga. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan senam. Kegiatan ini sekaligus dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia  Nasional. Senam Sehat Lansia  (30/5)yang di mulai  pukul 06.00 WIB  diikuti oleh ratusan kalangan lansia baik perempuan dan laki-laki dari wilayah  Kabupaten Pemalang.

Selengkapnya...