Sabtu, 29 Agustus 2015

EVALUASI BALITA SEHAT KAB PEMALANG TAHUN 2015

EVALUASI BALITA SEHAT KAB PEMALANG TAHUN 2015 EVALUASI BALITA SEHAT KAB PEMALANG TAHUN 2015

EVALUASI BALITA SEHAT KAB PEMALANG TAHUN 2015

EVALUASI BALITA SEHAT KAB PEMALANG TAHUN 2015 EVALUASI BALITA SEHAT KAB PEMALANG TAHUN 2015

EVALUASI BALITA SEHAT KAB PEMALANG TAHUN 2015

EVALUASI BALITA SEHAT KAB PEMALANG TAHUN 2015 EVALUASI BALITA SEHAT KAB PEMALANG TAHUN 2015

EVALUASI BALITA SEHAT KAB PEMALANG TAHUN 2015

EVALUASI BALITA SEHAT KAB PEMALANG TAHUN 2015 EVALUASI BALITA SEHAT KAB PEMALANG TAHUN 2015

EVALUASI BALITA SEHAT KAB PEMALANG TAHUN 2015

EVALUASI BALITA SEHAT KAB PEMALANG TAHUN 2015 EVALUASI BALITA SEHAT KAB PEMALANG TAHUN 2015
Senin, 27 April 2015 17:09

EVALUASI BALITA SEHAT KABUPATEN PEMALANG TAHUN 2015

Upaya kesehatan yang dilakukan sejak anak masih dalam kandungan sampai lima tahun kehidupannya, ditujukan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya sekaligus meningkatkan kualitas hidup anak agar mencapai tumbuh kembang optimal baik fisik, mental, emosional maupun sosial serta memilikii inteligensi majemuk sesuai dengan potensi genetiknya. Masa lima tahun pertama kehidupan anak, merupakan masa yang sangat peka terhadap lingkungan dan masa ini berlangsung sangat pendek serta tidak dapat diulang lagi. Masa balita disebut sebagai “ Masa Keemasan” (Golden Period), “Jendela Kesempatan” (Window of Opportunity) dan “Masa Kritis” (Critical Period).

Mengingat jumlah balita cukup besar yaitu sekitar 10 % dari seluruh populasi, maka sebagai calon generasi penerus bangsa, kualitas tumbuh kembang balita perlu mendapat perhatian serius. Pembinaan tumbuh kembang anak secara komprehensif dan berkualitas yang diselenggarakan melalui kegiatan stimulasi, deteksi dan intervensi dini penyimpangan tumbuh kembang balita dilakukan pada “Masa Kritis” tersebut. Untuk memperoleh dampak program yang optimal, pendekatan upaya perbaikan gizi masyarakat didasarkan pada pendekatan siklus hidup manusia yaitu sejak janin dalam kandungan, bayi, balita, usia sekolah, remaja, dewasa dan lanjut usia.

Dalam rangka menjaring dan mengevaluasi serta mengapresiasikan kegiatan di masyarakat yang mendukung pada pelayanan kesehatan terhadap balita, maka dilaksanakan kegiatan Evaluasi Balita Sehat di Kabupaten Pemalang Pada hari Rabu 22 April 2015 yang dilakukan secara berjenjang dari tingkat posyandu, tingkat puskesmas hingga tingkat kabupaten, dan pemenang di tingkat kabupaten akan mewakili Kabupaten Pemalang ke tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Selengkapnya...
Rabu, 22 April 2015 21:52

PEMBENTUKAN GERAKAN SANITASI TOTAL MASYARAKAT PEMALANG (G STOP)

Sanitasi merupakan salah satu tantangan yang paling utama bagi negara negara berkembang. Karena menurut WHO, penyakit diare membunuh satu anak di dunia ini setiap 15 detik, karena akses pada sanitasi masih terlalu rendah. Hal ini menimbulkan masalah kesehatan lingkungan yang besar, serta merugikan pertumbuhan ekonomi dan potensi sumber daya manusia pada skala nasional . Untuk mendukung kegiatan tersebut diadaakan kegiatan pembentukan GSTOP (Gerakan Sanitasi Total Masyarakat Pemalang) Desa/Kelurahan dari tanggal 14 -23 April 2015. Kegiatan pembentukan GSTOP Desa/Kelurahan adalah tindak lanjut dari PerGub No.5 tahun 2014 tentang STBM di Kabupaten Pemalang dalam rangka memperkuat pemberdayaan PHBS untuk mencegah penyebaran penyakit berbasis lingkungan.

Selengkapnya...
Senin, 20 April 2015 21:56

PERTEMUAN FASILITASI PEMBENTUKAN POKJANAL POSYANDU TINGKAT KABUPATEN DAN KECAMATAN DI KABUPATEN PEMALANG TAHUN 2015

Pada tanggal 13 April 2015 diselenggarakan kegiatan "Pertemuan fasilitasi Pembentukan Pokjanal Posyandu Tingkat Kabupaten dan Kecamatan di Kabupaten Pemalang tahun 2015" di fasilitasi oleh dinas kesehatan Provinsi Jawa tengah dan Dibuka Oleh Bapak Sekda Drs. H. Budi Rahardjo, MM . Pembangunan kesehatan merupakan bagian integral dan terpenting dari pembangunan nasional. Tujuan diselenggarakannya pembangunan kesehatan adalah meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal.Kementrian kesehatan menetapkan visi yaitu : “ masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan”, dengan salah satu misi “Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, melalui pemberdayaan masyarakat termasuk swasta dan masyarakat madani”.

Selengkapnya...
Rabu, 25 Maret 2015 22:10

MENUJU PUSKESMAS BLUD DI KABUPATEN PEMALANG

Puskesmas adalah ujung tombak pemberian pelayanan kepada masyarakat. Paska penetapan ketentuan BPJS di tahun 2014, peran Puskesmas menjadi semakin vital. Untuk meningkatkan pelayanan Puskesmas, maka Puskesmas harus memiliki kewenangan yang lebih luas dalam mengelola pendapatan maupun pengeluaran. Pola yang paling tepat untuk hal tersebut adalah Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK – BLUD).

Selengkapnya...