Kamis, 27 November 2014

PENINGKATAN PERAN DAN FUNGSI FKD DALAM PENURUNAN AKI, AKB DAN PERMASALAHAN KESEHATAN JIWA (PASUNG) DI KABUPATEN PEMALANG

Surel Cetak PDF

Pembangunan  kesehatan merupakan upaya mencapai perwujudan sehat sebagai hak azasi rakyat dan merupakan investasi bagi pembangunan nasional. Saat ini, tantangan dan masalah kesehatan yang memerlukan perhatian dalam penanganannya, antara lain tingginya angka kematian ibu dan bayi, gizi buruk, tingginya angka kesakitan/ kematian penyakit menular tertentu dan masalah kesehatan jiwa.


Angka Kematian Ibu (AKI) di Jawa Tengah pada 3 (tiga) tahun terakhir menunjukkan adanya kecenderungan yang relatif meningkat yaitu 117,02/100.000 (2009), 104,97/100.000 (2010) dan 116,01/100.000 kelahiran hidup. Sementara tahun 2013, triwulan I AKI mencapai 174 kasus. Berdasarkan riskesdas 2007, di Provinsi Jawa Tengah terdapat 3,3 % dari jumlah penduduknya yang berusia diatas 15 tahun mengalami gangguan jiwa berat (74.804 orang) dan 1.15 % nya yang dipasung oleh keluarganya (860 orang). Memperhatikan masalah AKI dan Kesehatan Jiwa/Pasung, dibuat program Jawa Tengah bebas Pasung, penguatan/revitalisasi posyandu, Kelas Ibu Hamil, Pengembangan Desa Siaga.

Jumlah kematian ibu di Kabupaten pemalang pada tahun 2012 sebanyak 35 jiwa, di tahun 2013 sampai bulan Juli jumlah kematian ibu sebanyak 18 jiwa. Sedangkan jumlah gangguan jiwa sebanyak 813 jiwa di tahun 2012. Pada tahun 2013 sampai bulan Juli jumlahnya masih sama dengan tahun 2012 yaitu sebanyak 813 jiwa. Sedangkan angka pasung di Kab. Pemalang pada tahun 2013 sampai bulan Agustus sebanyak 31 jiwa.

Desa/Kelurahan siaga aktif merupakan sarana yang dapat diberdayagunakan oleh semua program kesehatan guna mewujudkan masyarakat sehat secara mandiri. Masyarakat mampu melakukan identifikasi, deteksi dini dan mampu melaksanakan upaya pemecahan masalah kesehatan dan pencegahan/ penanggulangan faktor risiko secara dini.

Masayarakat tahu tentang masalah/faktor risiko kematian ibu dan kesehatan jiwa serta mampu mengambil peran dalam penanganan masalah tersebut. Forum Kesehatan Desa/ Kelurahan sebagai motor penggerak desa siaga harus mampu melakukan peran dan fungsinya untuk mewujudkan kemandirian masyarakat dalam memelihara dan meningaktkan kesehatannya. Kondisi Desa Siaga di Kab. Pemalang dari 222 desa sudah 100% menjadi Desa Siaga Aktif, yang membedakan adalah strata Desa Siaga. Strata Desa Siaga di Kab. Pemalang tahun 2012, strata pratama 61,71 %, madya 31,08 %, purnama 6,76 % dan mandiri 0,45 %.

Dalam rangka ntuk meningkatkan pengetahuan, kemauan FKD dan masyarakat pengurus FKD/FK bersama masyarakat dalam melakukan upaya deteksi dini faktor risiko kematian ibu/ bayi dan kesehatan jiwa/ pasung serta upaya penanganannya di wilayah desa/ keluarga sedini mungkin maka dari hari Senin sampai dengan Selasa 26 - 27 Agustus 2013 di Aula Dinas Kesehatan KAbupaten Pemalang diselenggarakan " Peningkatan Peran dan Fungsi Forum Kesehatan Desa/ Kelurahan Siaga dalam rangka Penurunan AKI/AKB dan Masalah Kesehatan Jiwa/ Pasung Tahun 2013". Pertemuan yang diikuti 60 peserta yang terdiri atas Kepala Desa, Ketua FKD, Ketua BPD, Pengurus FKD, Petugas Promkes Puskesmas dengan metode ceramah, tanya jawab, diskusi dan role play.

Diharapkan setelah pelatihan FKD beserta pengurusnya dapat lebih baik dalam membangun kulitas hidup sehat di desa sehinnga masyarakat semakin mengerti pentingnya deteksi dini pada kasus penurunan AKI dan AKB dan masalah kesehatan jiwa